5 Kejadian yang Kamu Rasakan ketika Pacaran Beda Agama

oleh

Tuhan memang satu, kita yang tak sama. Itulah sepenggal lirik peri cintaku dari oom marcell yang menceritakan kisah cinta dua insan beda agama.

Mimin sendiri tidak memberikan tips bagaimana caranya agar bisa menikah beda agama, karena mimin sendiri gagal *cedih.

Namun mimin akan memberikan pengalaman mimin pribadi, rasanya pacaran beda agama, cekidot.

1. Perdebatan Tiada Akhir

sumber: blog.debusana.com

sumber: blog.debusana.com

Awalnya kamu n doi ngomongin hal-hal santai, namun akhirnya selanjutnya bisa ditebak, dia mulai membicarakan iman dan ajarannya.

Kamupun yang merasa percaya pada imanmu mulai menyangkalnya dan ngotot kamulah yang benar.

Begitu terus sampai dunia kiamat. Bagai air dan minyak. Tak pernah bersatu.

2. Keluarga yang Tak Setuju

despair

Kamu sudah bertemu dengan keluarganya, namun ternyata responnya kurang begitu mengenakkan.

Kamu harus menjaga jarak dengannya karena perbedaan yang jelas di iman kalian.

Keluarga kalian pun menasehati untuk cari yang lain saja. Ampun maak.

3. Ditanyain Temen Mulu

friend_talk

Kamu masih sama si itu ? gimana terus selanjutnya ? gimana kawinnya ? ayam tetangga pun juga bisa galau kalau mereka pacaran beda agama.

Apalagi temen-temen nanyain topik itu-itu mulu tiap ketemu, bete sob.

4. Kebiasaan Berbeda

church

Mungkin kamu akan merasakan kebiasaan yang berbeda, saat si dia malam minggu pergi ke gereja, atau kamu yang puasa di bulan ramadhan.

Kalian berdua tidak bisa menjalankan ajaran kalian secara bersamaan, dan rasa perbedaan itu semakin terasa.

5. Jalani Aja Dulu

couple_walking

Inilah kata-kata pamungkas yang kamu terima ketika kamu ditanya selanjutnya bagaimana kelanjutan kisah cintamu.

Kamu sendiri pun bingung, dan hanya bisa menggunakan kata-kata ini, untuk menjawab semua pertanyaan.

Memang awalnya begitu terasa indah, tapi semakin akhir, semakin memusingkan karena banyaknya permasalahan yang harus dihadapi, khususnya langkah menuju pernikahan.

Di dunia ini tidak hanya dia yang ingin kamu bahagiakan, masih banyak orang yang ingin kamu bahagiakan, orang tuamu dan keluargamu.

Itulah pengalaman mimin ciepo, bagaimana dengan pengalamanmu ? bagikan di komentar yuk.

komentar

komentar